OPINI : APA KABAR KAMPUS RAKYAT?

OPINI : APA KABAR KAMPUS RAKYAT?

Abdullah

Ketua DEMA FEBI UIN Sunan Kalijaga 2021

Pandemi covid-19 sudah berjalan hampir satu tahun dari awal tahun 2020 sampai sekarang ini. Di Mulai dari permasalahan banyaknya para pekerja yang menjadi pengangguran pun terasa dikalangan masyarakat kelas menegah ke bawah, sudah menjadi hiasan bagi negara ini. Di tengah pandemi yang tak kunjung selesai, kita menoleh sedikit dengan gedung-gedung yang berdiri megah di Kota Yogyakarta, kota ini dikenal dengan sebutan kota pendidikan dengan puluhan perguruan tinggi ada di kota ini, namun harganya tidak sama dengan sebutan kota pendidikan yang ada dipikiran kita yaitu murah. Perkuliahan sebelumnya dilakukan seperti biasa tatap muka namun semua berubah ketika covid 19 tiba, semua bentuk model perkuliahan menjadi tatap layar HP/Laptop (daring). Apa kabar kuliah offline? Kami selalu di gantungkan oleh pemangku kebijakan dan hanya berprinsip pemberian harapan palsu (PHP). Dampak dari kuliah online menjadikan mahasiswa banyak deadline, apa itu deadline? Sungguh ini menghantui dan bahkan membayangi pikiran mahasiswa, ntah itu deadline tugas, deadline pembayaran uang kuliah tunggal dan deadline apa lagi??

Hiruk pikuk angin tidak segar telah terdengar ditelinga mahasiswa pada awal tahun 2021 dengan beberapa kepentingan yang dirasakan oleh pemerintah dan birokrat disana. Mahasiswa kuliah secara online namun tidak merasakan fasilitas yang ada kecuali hanya kuota internet, lantas kenapa kami harus membayar UKT secara penuh dalam waktu dekat ini? Tepat pada tanggal 18 Desember 2020 Surat Edaran telah dilayangkan kepada mahasiswa UIN Sunan kalijaga Yogyakarta, dalam surat edaran tersebut sangat meresahkan bagi mahasiswa pada point 4 yaitu Pembayaran Biaya pendidikan pada tanggal 15 Januari s.d 5 Februari 2021. Entah kenapa kampusku sudah tidak merakyat lagi, ditengah pandemi dan kesulitan ekonomi UKT menjadi hantu bagi orang tua/wali mahasiswa. Keresahan mahasiswa sudah tidak bisa ditahan lagi, maka dari itu SEMA-U dan SEMA-F melakukan kajian dengan menyebar koesioner tentang keberatan membayar UKT di awal tahun bahkan sebelum ujian semester ganjil berlangsung. Senat Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga langsung terjun kepada mahasiswa dengan menyebar kuesioner perihal kondisi ekonomi dan respon terhadap surat edaran. Dari hasil survey tersebut mendapatkan kesimpulan bahwa kondisi ekonomi mahasiswa UIN Sunan Kalijaga mengalami penurunan selama tiga bulan terakhir ini. Tuntutan yang dilayangkan oleh SEMAUIN Sunan kalijaga Yogyakarta kepada pihak birokrat dan pemangku kebijakan yang sedang menjabat di atas sana yaitu :

  1. Mencabut dan membatalkan point 4 (empat) Surat Edaran (SE) nomor 3649 Tahun 2020 tentang perubahan kalender akademik 2021
  2. Menyegerakan terbitnya SK hasil banding UKT Bulan November 2020
  3. Menyegerakan terbitnya Surat Edaran (SE) tentang pelaksanaan perkuliahaan semester genap tahun 2020/2021

Bersamaan dengan surat edaran yang dikirmkan oleh perwakilan mahasiswa (SEMA U), tentunya kita tidak tinggal diam dengan memviralkan sosial media twitter, IG, whatsapp dengan tagar #kalijagaNagihJanji #KalijagaMenggugat hingga tagar ini menjadi trending topic di twitter yang menembus angka sekitar 3000an.

APA KABAR KAMPUS RAKYAT? Yang sering digaungkan oleh mahasiswa UIN Sunan kalijaga Yogyakarta. Itu dulu bung. sekarang kampusku sudah tidak merakyat lagi ditengah pandemi corona yang tak kunjung usai, UKT pun ikut andil sebagai virus perekonomian mahasiswa. Sudah selayaknya kita sebagai seorang mahasiswa dan juga seorang organisatoris tidak acuh dengan kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh birokrat. Keresahan mahasiswa adalah keresahan bagi kita semua, dulu kita boleh berbangga dengan sebutan mahasiswa Agent Of Change yang bisa membawa perubahan dan berusaha untuk memperjuangkan hak-hak mahasiswa. Jangan sampai kita diam hanya sebatas ingin cari aman, karena amanah mahasiswa adalah yang paling utama yang selalu kita perjuangkan. Ternyata surat cinta dari pihak birokrat sudah keluar yang hasilnya sama aja cuman mundur 5 hari pembayaran yang semulanya tanggal 15 menjadi 20 Januari 2020. Apa kabar kampus rakyat dan sampai kapan kita di PHPin begini? Salam Mahasiswa.(18/01/2021)