LEADERSHIP IS AN ACTION NOT POSITION
.jpeg)
Leadership is an Action, not Position.
DEMA Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Kalijaga menyelenggarakan Pendidikan Politik dan Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa, Sabtu, 27 April 2019 sampai Minggu, 28 April 2019. Kegiatan pelatihan kepemimpinan dihadiri oleh mahasiswa FEBI dari mulai semester tiga sampai semester tujuh. Tak hanya itu, acara ini juga dihadiri utusan Organisasi Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Dr. H. Shofiyullah MZ, S.Ag, M. Ag membukanya secara resmi.Dalam pidatonya beliau berharap, pelatihan kepemimpinan ini, dapat mencetak generasi pemimpin yang kreatif dan inovatif. Serta pemimpin yang dapat menjadi panutan yang mampu menciptakan aksi positif, bukan hanya sekedar perintah tanpa arah. Pelatihan ini sendiri bertajuk, “Leadership is an Action, not Position”
Pelatihan kepemimpinan diisi dengan sejumlah materi. Materi pertama oleh Dr. H. Shofiyullah MZ, S.Ag, M. Ag memberikan materi Student Goverenment. Dilanjutkan materi kedua yang disampaikan Dr. Abdur Rozaki, S.Ag, M.Siyang menyampaikan materi Manajemen Kepemimpinan. Dalam ulasannya, Sarbini berharap agar pemimpin masa depan memiliki prinsip kuat dalam menjalankan amanahnya.
Acara selanjutnya dilanjutkan dengan sesi FGD antar anggota dengan harapan, peserta lebih mampu memahami materi dengan baik. Pada kesempatan kali ini, hadir pula demisioner ketua SEMA FEBI 2016Eko Supriadi dan demisioner ketua HMPS Perbankan syariah 2016 Sri Murtiningsih, S.E yang menemani peserta dengan sedikit review materi, games, sesi tanya jawab maupun praktik analisis menghadapi masalah kepemimpinan, dan bagaimana solusi mengatasinya.
Akhir dari acara pada hari sabtu, 27 April 2019 adalah nonton bareng sekaligus bedah film Mataram Islam bersama demisioner dan ketua SEMA FEBI UIN Sunan Kalijaga. Kemudian dilanjtkan istirahat untuk acara esok hari.
Minggu, 28 April 2019 acara diawali dengan shalat subuh berjamaah yang kemudian dilanjtkan dengan acara senam bersama panitia dan outbond di lokasi acara. Setelah semangat dan kondisi peserta sudah kembali bersemangat mendengarkan pemaparan materi, acara dilanjutkan pada pemaparan materi oleh 2 narasumber.
Materi ketiga disampaikan oleh sekjend KNPI ibu retnoningsih, S.Pd.I,MM.Pd. Materi yang disampaikan ialah Politik dalam Pusaran Mahasiswa dan Pemuda. “Pemuda harus hadir sebagai pemberi pendidikan politik kepada masyarakat umum, sebagai seseorang yang harusnya lebih paham akan pentingnya dunia politik, pemuda harus mau terjun dalam memberikan pengertian politik kepada masyarakat” jelas Agus ketika mengawali materinya .
Tak kalah menariknya adalah materi Politik dalam Pusaran Mahasiswa dan Pemuda, yang disampaikan Moh. Romli, Demisioner Presma UIN Sunan Kalijaga 2018, yang memaparkan bahwa mahasiswa bukan halangan untuk belajar politik. Banyak kesempatan untuk bisa andil dalam kegiatan belajar berpoltik sebelum akhirnya besok bisa menjadi contoh yang baik bagi masyarakat dalam berpolitik.
Usai pemaparan materi, seperti biasa dilakukan FGD yang di dampingi oleh saudara Khairul Wafa. Kali ini peserta diminta membuat LKM-F apa saja yang dapat dijadikan sarana untuk menyalurkan aspirasinya. Kemudian satu-persatu peserta diminta untuk berdiri dan memaparkan hasil diskusi nya. Acara diakhiri dengan shalat jamaah Ashar bersama dan tukar kado yang sebelumnya sudah dipersiapkan, baik oleh peserta maupun panitia.