MENTRI AGAMA RESMIKAN GEDUNG FEBI

Peresmian Gedung Baru II Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UINSunanKalijaga Yogyakarta, kembali dilakukan oleh MenteriAgama RI, Lukman Hakim Saifuddin pada Senin (4/2/19), setelah sebelumnya peresmian gedung sempat tertunda karena berbenturan dengan jadwal kegiatan Menteri Agama RI, sehingga mundur dari jadwal yang sudah ditetapkan. Sementara itu Gedung Baru I FEBI diresmikan pada (8/8/2017), yang saat itu juga diresmikan oleh Bapak Lukman Hakim Saifuddin.
“Ini merupakan upaya Pemerintah yang terus menerus secara serius dan fokus mengembangan lembaga-lembaga pendidikan Islam yang berada di tanah air,” ujarnya.
Dan sekaligus menepis beberapa anggapan dari hak-pihak yang ingin membangun opini bahwa Pemerintah tidak memiliki komitmen terhadap pengembangan kehidupan keagamaan terutama kehidupan Islam. Karena Islam sebagai agama yang mayoritas di Indonesia, sangat tidak benar kami tidak mendukungnya, tambah Menag RI.
Menteri Agama RI juga menandatangani 21 prasasti gedung baru yang berada di lingkungan Universitas Sunan Kalijaga. Dianntaranya Gedung KH. Ali Maksum, Pondok Pesantren Krapyak, mantan Menteri Agama Munawir Syadzali, KH. AR. Fachruddin, Prof. Dr. Simuh, KH. Moh. Dahlan, dan lainnya.
Gedung FEBI yang terdiri dari 5 lantai ini dibangun dengan skema pembiayaan dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) tahun 2018 dan akan digunakan untuk ruang kuliah mahasiswa S1 dengan ruang baca dan referensi, ruang kuliah S2 dan S3, ruang dosen, ruang teatrikal (auditorium) serta ruang sidang tesis dan promosi Doktoral.
Menag mengakui selama 3 tahun ini telah melakukan pengembangan perguruan tinggi sebanyak 58 Perguruan Tinggi keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang memiliki fasilitas modern. Menurutnya hal itu boleh saja dilakukan sebagai salah satu pendorong modernisasi Islam.
"Moderasi Islam adalah ajaran Islam yang merupakan warisan ajaran Walisanga, salah satunya adalah Sunan Kalijaga. Saat ini sudah ada 58 PTKIN yang memiliki kampus yang representatif," terangnya.
“Dengan adanya gedung baru dibeberapa kamus berbasis keagamaan diharapakan dapat menunjang mobilitas sistem pengajaran bagi generasi muda untuk mengenyam pendidikan sebagai penegembangan Islam di tanah air,” jelas Menteri Agama.
Disaat yang sama Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi mengungkapakan rasa bersyukur atas peresmian Gedung FEBI. Diharapkan dengan pembangunan fasilitas yang lebih memadai kali ini, akan menambah rasa kenyamanan pengajar, mahasiswa, maupun staff yang menggunakannya. Sehingga akan menambah kualitas sumber daya manusia yang akan lahir dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sunan Kalijaga ini.
“Gedung ini akan mencukupi kebutuhan sekitar 172 dosen UIN Sunan Kalijaga dan kami juga berharap pencanangan pondasi bagi asrama mahasiswa akan dilakukan pada tahun depan,” ungkapnya pada pidato sambutan.
Yudian juga menjelaskan, bahwa setelah pembangunan gedung FEBI ini telah selesai dilaksanakan, maka selanjutnya adalah pembangunan asrama (ma’had) yang akan dibangun dari dana Perumpera dengan estimasi dana kurang lebih sebesar 108M.