Mengkaji Pentingnya Mengelola Keuangan Untuk Kesejahteraan di Masa Depan

Yogyakarta, DEMA FEBI UIN Sunan Kalijaga-Pentingnya literasi finansial untuk siap dalam segala kemunginan
Ekonomi dunia sedang tidak baik baik saja, hal ini akbibat adanya pandemic dan peperangan, ditambah lagi di prediksi pada tahun 2023 dunia akan mengahadapi resesi global yaitu penurunan tajam yang mengansumsikan kenaikan ekspektasi inflasi, maka dari itu perlu adanya kesiapan untuk menghadapinya. Merespon hal tersebut, DEMA FEBI UIN SUKA pada sabtu, 15 Oktober 2022 mengadakan forum akademik dengan mengusung tema “Literasi Keuangan Generasi Milenial dan Lifestyle di Tengah Inflasi”. Dalam diskusi kali ini menghadirkan Bunda Literasi Jawa Barat Dr. Atalia Praratya, S.IP., M.I.Kom.
Dalam diskusi Ini Dr. Atalia Praratya mengatakan bahwa masih banyak orang yang hanya menuruti life style mereka tanpa adanya pengelolaan uang yang baik, beliau juga memberikan beberapa contoh kasus mengenai orang-orang yang melakukan segala cara untuk memenuhi life style mereka. Kemudian beliau menjelaskan mengenai inflasi yang mana nilai mata uang turun dari waktu-kewaktu yang mana membuat masyarakat mengeluh bahkan melakukan demo karena kenaikan harga kebutuhan barang pokok. Hal tersebut terjadi karena masyarakat belum paham akan berbagai produk jasa dan risiko keuangan serta minimnya literasi finansial untuk mengelola keuangan dengan baik.
Beliau juga memaparkan mengenai literasi finansial itu sendiri yang mana merupakanseperangkat pengetahuan dan ketrampilan masyarakat dalam membuat keputusan dan kebijakan efektif dengan memanfaatkan seluruh sumberdaya keuangan yang dimilikinya, selain itu juga dijelaskan mengenai 5 mafaat literasi finansial yaitu:
- Memudahkan dalam merencanakan keuangan masa depan
- Dapat mengelola modal dengan baik
- Mengaetahui cara mengtur pengeluaran
- Mempersiapkan diri dengan risiko keuangan
- Mengatasi resesi jangka panjang yang saat ini terjadi dilingkungan
Kemudian beliau mewanti-wanti agar bijak mengelola keuangan sejak usia muda dengan cara: mengevaluasi sumber penghasilan, mengatur ulang budget, menyiapkan dana cadangan, menjual barang yang tidak terpakai, mengoptimalkan pengguanaan IT dalam beraktivitas, menununda pembelian dengan system cicilan, mengelola hutang, dan jagan mudah tergiur dengan sesuatu yang instan (penipuan). Selain itu beliau juga menyarankan pada generasi muda agar mulai melakukan investasi dengan risiko yang rendah salah satunya investasi emas.
L
Anggota DEMA FEBI