Pemimpin: Bukan terlahir instan, namun dengan proses.!

Yogyakarta- Kaderisasi merupakan proses yang sangat penting dalam sebuah organisasi, tanpa adanya sebuah proses kaderisasi maka organisasi akan kesulitan dalam meregenerasi pengurusnya. Manajemen kepemimpinan adalah salah satu hal penting yang harus dikuasai oleh calon pengurus, selain itu bakat kepemimpinan juga perlu diasah agar kedepanya setiap mahasiswa mempu untuk memimpin organisasi atau diri sendiri. Fakultas ekonomi dan bisnis islam UIN Sunan Kalijaga pada tahun ini menerima 486 mahasiswa baru, banyaknya sumberdaya mahasiswa ini menjadikan point penting dalam arus kaderisasi. Standarnya mahasiswa semester 1 akan dihadapkan oleh beberapa kegiatan maupun organisasi intra/ekstra/UKM yang akan mereka masuki, tentunya untuk menjadi bagian dari kepengurusan, mereka harus memilki softskil. Atas dasar permasalahan itu Dewan Eksekutif Mahasiswa mengadakan Basic Leadership Training Tahap 1 (BLT#1) pada hari sabtu 14 September 2019 di teatrikal Febi.

Pada masa pendaftaran peserta tercatat 309 mahasiswa yang ikut dan 258 mahasiswa yang mengikuti acara dari awal sampai akhir. Ada 3 materi penting yang didapat peserta, yaitu motivasi kepemimpinan yang diisi oleh motivator regional, Andri Efriadi.,S.Sos.I beliau adalah pengasuh pondok pesantren Darul Mushlihin. Selain mendapatkan motivasi untuk menjadi pemimpin, peserta juga diberikan pengetahuan terkait bagaimana menjadi pemimpin yang mampu mengayomi anggota dan melaksanakan tanggungjawab sesuai dengan apa yang diamanahkan.

Materi kedua adalah public speaking yang diisi oleh Solekhan, ketua Dema Febi. Point penyampaianya adalah mengajak mahasiswa febi untuk berani berbicara didepan umum. Tidak semua mahasiswa berasal dari beckground organisasi, namun setiap mahasiswa mempunyai kebutuhan yang sama, yaitu public speaking. Beberapa tips dan cara efektif untuk mampu mengungkapkan pendapat dimuka umum juga diberikan pada sesi ini, sebagai praktek mahasiswa diberikan kesempatan untuk meju ke depan dan menceritakan mengapa mereka memilih jurusan dan masuk ke FEBI UIN Sunan Kalijaga, tentunya didepan peserta kegiatan.

Selain dua materi yang berkaitan dengan kepemimpinan dasar, peserta mendapatkan materi tambahan yang sangat berkaitan dengan perkuliahan mereka, yaitu pelatihan pembuatan makalah. Hampir setiap mata kuliah mengharuskan mahasiswa untuk membuat makalah terkait dengan pelajaran kuliah, kemudian dipresentasikan. Proses pembuatan makalah inilah yang banyak belum diketahui oleh mahasiswa baru. Harapanya adanya pelatihan makalah ini mampu membantu mahasiswa dalam menyelesaikan tugas perkuliahan dengan baik.

Sebagaimana yang dikatakan ketua panitia, Fawas Zaenudin atau sering dipanggil Zed, mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan pelatihan dasar, karena nantinya Dema akan mengadakan pelatihan tingkat lanjut, tentunya untuk bisa mengikuti sekolah kepemimpinan harus mengikuti pelatihan dasar dulu. Goal yang ingin didapatkan dalam kegiatan ini adalah, mempersiapakan mahasiwa untuk mampu memimpin dalam segala lini yang ada, organisasi, perkuliahan, komunitas, ataupun memimpin diri sendiri.(N)